Traveling Bali yang mahal

Traveling Bali yang mahal

Tanggal 4 September 2014, saya memeiliki kesempatan untuk melakukan traveling lagi.  Setelah perjalanan ke Karimunjawa bulan Mei. Destinasi kali ini adalah Pulau Bali, salah satu destinasi wisata terkenal di dunia, bahkan lebih terkenal dari nama Indonesia sendiri.

Pulau Bali., kalau saya mengingat-ingat, ternyata  sudah 10 tahun terkahir kali saya ke pulau ini.  Traveling  ke Bali kali ini, tujuan utamanya untuk menghadiri pernikahan sahabat saya  yang asli dari Bali. #mumpung ke sana, sekalian jalan-jala.   Selain itu,  ini kali pertama saya naik pesawat terbang. #hahahahaha ntah kenapa saya paling menghindari mode transportasi ini.

Penerbangan pertama saya kali ini  cukup berkesan karena untuk pertama kalinya juga saya ketinggalan pesawat  . #ah sial, beli tiket lagi. Akibatnya saya datang terlambat ke acara pernikahan teman saya.   Meskipun terlambat, ternyata masih ditunggui #masih sempat foto sama pengantin.  

pernikahan wayan

“Selamat Menikah Adi – Ami , semoga terus bahagia!”

 

photo(1)

Foto di salah satu pantai dekat dengan penginapan.

Destinasi pertama adalah   hutan monyet. Di tempat ini, saya  mengira   cuma bisa melihat monyet saja, ternyata selain monyet, kita bisa melihat  turis bule #hahaha, di tempat ini jarang banget  turis dalam negeri.

IMG_8724

 

Destinasi kedua adalah Bedugul, tapi karena sesuatu hal destinasi Bedugul dibatalkan dan beralih ke pantai seminyak.  Meskipun sedikit kecewa, tapi melihat sunset di pantai Seminyak, cukup mengobati kekecewaan dihati.

 

Selesai melihat sunset, perjalanan dilanjutkan dengan mencari oleh-oleh. Menyusuri jalanan kota Denpasar, hampir sama dengan kondisi di Jakarta ,  macet.

Esok harinya, perjalanan dilanjutkan mencari pantai-pantai baru.

 

IMG_8947

Destinasi terakhir dari perjalanan di Bali ini adalah Garuda wisnu Kencana. Karya agung yang dari dulu sampai sekarang  tidak pernah selesai.

 

One comment on “Traveling Bali yang mahal
  1. ben says:

    wow infonya informatif bgt bro
    jadi paham sekarang ttg bali 🙂
    salam

Leave a Reply to ben Cancel reply