Pengalaman Seru Solo Touring Motor Lewat Jalur Selatan

Pengalaman Seru Solo Touring Motor Lewat Jalur Selatan

Setelah lama tidak traveling, akhirnya libur lebaran tahun ini saya memiliki kesempatan lagi untuk ber-traveling mengunjungi  tempat baru. Traveling kali ini sedikit berbeda dengan biasanya karena saya melakukan traveling dengan melakukan touring menggunakan motor lewat jalur selatan Jawa *sebenarnya sekalian pulang kampung sih. Saya sendiri sebenarnya bukan anak motor yang gemar melakukan touring tapi tidak ada salahnya  mencoba hal baru yang sepertinya akan menyenangkan.

Solo touring motor jalur selatan jawa

Rute yang saya lewati di jalur selatan Jawa ini adalah Depok ->  Bogor -> Puncak  ->  Cianjur -> Bandung -> Nagreg -> Tasikmalaya -> Ciamis -> Banjar -> Majenang -> Purwokerto -> Purbalingga -> Banjarnegara -> Wonosobo -> Dieng -> Magelang -> Ketep Pass -> Boyolali -> Solo.  Jarak tempuh yang dilalui kurang lebih 690 Km.

peta jalur solo touring selatan jawa

Perjalanan dimulai dari Depok sekitar jam 6 pagi langsung menuju Bandung.  Saat melewati Puncak, kita akan melihat pemandangan yang menarik dari ketinggian, sebagian wilayah puncak masih terselimuti kabut #luar biasa cakep!. Selain itu, jalan yang halus dan berkelok-kelok naik dan turun akan memberikan kepuasan dalam menggeber motor. Setelah Puncak terlewati, jalanan menjadi datar kembali melewati kota Cianjur hingga sampai ke Padalarang. Di Cimahi hingga Bandung kondisi lalu lintas padat merayap. Kemacetan terjadi di beberepa titik hingga terparah di Jalur Nagreg. Banyaknya orang yang mudik menggunakan kendaraan pribadi membuat jalur Nagreg macet parah sehingga polisi menutup jalur yang ke arah Tasikmalaya dan mengubahnya ke Garut. Beruntung penutupan jalan ini hanya dikhususkan kendaraan beroda empat atau lebih, sedangkan sepeda motor tetap diperbolehkan melaju menuju Tasikmalaya. Sekitar sepuluh jam mengendarai motor, saya akhirnya sampai di Tasikmalaya.  Kondisi jalan dari Bandung sampai Tasikmalaya cukup bagus dan halus, meskipun ada beberapa titik yang mengalami kerusakan.

Setelah beristirahat sebentar, perjalanan dilanjutkan menuju Ciamis dan Banjar. Di pertengahan perjalanan Ciamis menuju Banjar hujan turun cukup deras dan membuat saya harus menghentikan perjalanan. Setelah sholat magrib, saya melanjutkan perjalanan menuju Purwokerto. Sekitar jam 11 malam saya baru sampai di Purwokerto. Kondisi jalan atara Banjar hingga Purwokerto yang jelek membuat perjalanan tidak menyenangkan. Di Purwokerto saya beristirahat di rumah salah satu teman saya.

Pagi harinya, saya melanjutkan perjalanan kembali. Dari Purwokerto menuju Purbalingga kemudian Banjarnegara dan Wonosobo. Kondisi jalan yang menghubungkan kota-kota ini bisa dibilang bagus meskipun tidak semulus jalanan di daerah Jawa Barat. Sekitar tiga jam saya akhirnya sampai di Wonosobo dan langsung menuju Dieng. Perjalanan dari Wonosobo menuju Dieng Plateau melewati daerah yang memiliki pemandangan indah, seperti di kawasan Puncak Bogor. Kondisi jalan yang halus dan berkelok-kelok juga memuaskan nafsu menggeber motor. Sekitar satu jam akhirnya sampai di Dieng Plateau.

IMG_4004

toruing ke dieng

Di Dieng Plateau ini, saya mengunjungi beberapa objek wisata, untuk cerita lebih lengkapnya bisa dibaca di posting berikutnya (Baca : Pengalaman Seru Traveling Ke Dieng  Seorang Diri). Setelah puas mengunjungi objek wisata di Dieng, saya melanjutkan perjalanan menuju Solo. Awalnya saya mau mengambil jalan menuju Temanggung, tapi karena kondisi badan yang kurang tidur,  saya akhirnya memilih jalur ke selatan menuju Purworejo dan memotong di tengah menuju Magelang.  Setelah sampai di Magelang, saya tidak mengambil jalan kota melalui Jogja tapi mengambil jalan alternatif yang melalui pegunungan antara Merbabu dan Merapi  yang melalui Ketep Pass dan turun menuju Boyolali. Pilihan saya ini ternyata tidak tepat, meskipun jalan dari Magelang menuju Ketep Pass kondisinya bagus, tapi dari Ketep Pass menuju Boyolali kondisinya sangat parah. Bisa dibayangkan melalui jalur pegunungan yang berkelok-kelok naik turun dengan kondisi jalanan rusak, butuh tenaga ekstra dan waktu perjalanan yang lama.

Kondisi Jalan Magelang menuju Boyolali

Sekitar jam dua siang, saya akhirnya sampai di Kota Solo. Perjalanan panjang ini akhirnya selesai dan berikutnya adalah perjalanan melalui jalur utara dari Solo menuju Depok.

Tinggalkan Komentar